'ATIRIL 12

 

♥.♥.♥
Ya Allah Berikanlah Wewangian pada Qubur Nabi Shollallohu’alayhi wa sallam yang mulia, dengan Sholawat dan Salam Sejahtera yang Mewangi..
♥.♥.♥

Ketika genap empat puluh tahun usia beliau,
menurut pendapat yang paling diterima oleh orang-orang yang memiliki ilmu, Allah Ta‘ala mengutusnya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan kapada seluruh alam.
Lalu beliau meratai mereka dengan rahmat.
Itu dimulai dengan mimpi yang baik dan jelas sampai sempurna enam bulan. Beliau hanya melihat ada seperti sinar subuh datang memancarkan sinarnya.
Dimulainya impian itu sebagai latihan bagi kekuatan manusia agar tidak terkejut dengan kehadiran malaikat yang mengabarkan kenabiannya sehingga beliau tidak kuat.
Beliau disenangkan untuk bersunyi diri.
Beliau beribadah di Gua Hira selama beberapa malam,
sampai datang kebenaran yang jelas dan sempurna kepadanya.
Itu terjadi pada hari Senin tanggal tujuh belas, bulan yang mengandung Lailatul Qadr (bulanRamadhan).
Terdapat perbedaan pendapat mengenai itu.
Yaitu dua puluh tujuh, dua puluh empat, atau
dua puluh delapan, bulan kelahirannya, yang padanya muncul wajah yang bagaikan bulan purnama (bulan Rabi‘ul Awwal).

Kemudian malaikat berkata kepadanya, “Bacalah!”
Beliau mengatakan, “Aku tidak dapat membaca.”
Maka malaikat mendekapnya kuat-kuat dan berkata lagi kepadanya, “Bacalah!”
Beliau tetap mengatakan, “Aku tidak dapat membaca.”
Malaikat mendekapnya untuk kedua kalinya sehingga beliau kepayahan, dan berkata lagi kepadanya,
“Bacalah!”
Beliau tetap mengatakan, “Aku tidak dapat membaca.”
Maka malaikat mendekapnya ketiga kalinya agar beliau menghadap kepada apa yang akan disampaikan kepadanya dengan tekad bulat.
Beliau menghadap dan menerima dengan sungguh-sungguh.
Kemudian wahyu terputus selama tiga tahun atau tiga puluh bulan, agar beliau rindu kepada embusan-embusan yang harum.
Lalu diturunkan kepada beliau surah Al-Muddatstsir.
Kemudian Jibril datang kepadanya dan memanggilnya.
Bagi kenabiannya, didahulukannya ucapan Iqra’ bismi rabbika (Bacalah dengan nama Tuhanmu) merupakan bukti bahwa surah itu adalah yang terdahulu dan kedahuluan atas risalahnya dengan kabar gembira bagi orang yang diserunya.


Postingan populer dari blog ini

'ATIRIL 1