'ATIRIL 8
Untuk play audio online silahkan hidupkan sambungan internet anda

♥.♥.♥
Ya Allah Berikanlah Wewangian pada Qubur Nabi
Shollallohu’alayhi wa sallam yang mulia, dengan Sholawat dan Salam
Sejahtera yang Mewangi..
♥.♥.♥
Beliau tumbuh dalam sehari seperti pertumbuhan anak kecil dalam sebulan dengan perhatian Tuhan.
Beliau telah berdiri di atas kedua telapak kakinya pada usia tiga bulan, berjalan pada usia lima bulan,
dan kekuatannya telah kuat pada usia Sembilan bulan, dan fasih ucapannya.
Lalu malaikat membelah dadanya yang mulia ketika beliau tinggal dengan Halimah.
Kedua malaikat itu mengeluarkan gumpalan darah dari dada itu.
Keduanya menghilangkan bagian setan (bagian yang dapat dimasuki
setan) dan keduanya mencucinya dengan salju, lalu memenuhinya dengan
hikmah dan makna-makna keimanan.
Kemudian keduanya menjahitnya kembali dan mengecapnya dengan cap kenabian.
Setelah itu mereka menimbangnya.
Ternyata beliau mengungguli seribu orang dari umatnya, umat pilihan.
Beliau tumbuh dengan sifat-sifat yang paling sempurna sejak kanak-kanaknya.
Kemudian Halimah mengembalikannya kepada ibunya meskipun merasa
berat dengan pengembalian itu. Itu ia lakukan karena takut beliau
mengalami malapetaka yang dikhawatirkannya.
Halimah datang kepada beliau pada hari-hari setelah beliau menikah dengan Khadijah, seorang nyonya yang baik (budi dan rupanya).
Lalu ia menerima pemberian yang banyak dari beliau.
Halimah juga datang kepada beliau pada Perang Hunain, lalu beliau
bangun menemuinya, dan ia pun memperoleh pemberian yang banyak.
Beliau bentangkan kebajikan dan kedermawanan untuknya dari selendangnya yang mulia.
Menurut pendapat yang shahih, Halimah telah masuk Islam bersama suaminya dan anak-cucunya.
Dan sekelompok perawi terpercaya memasukkan keduanya ke dalam golongan sahabat.

♥.♥.♥
Ya Allah Berikanlah Wewangian pada Qubur Nabi
Shollallohu’alayhi wa sallam yang mulia, dengan Sholawat dan Salam
Sejahtera yang Mewangi..
♥.♥.♥
Beliau tumbuh dalam sehari seperti pertumbuhan anak kecil dalam sebulan dengan perhatian Tuhan.
Beliau telah berdiri di atas kedua telapak kakinya pada usia tiga bulan, berjalan pada usia lima bulan,
dan kekuatannya telah kuat pada usia Sembilan bulan, dan fasih ucapannya.
Lalu malaikat membelah dadanya yang mulia ketika beliau tinggal dengan Halimah.
Kedua malaikat itu mengeluarkan gumpalan darah dari dada itu.
Keduanya menghilangkan bagian setan (bagian yang dapat dimasuki
setan) dan keduanya mencucinya dengan salju, lalu memenuhinya dengan
hikmah dan makna-makna keimanan.
Kemudian keduanya menjahitnya kembali dan mengecapnya dengan cap kenabian.
Setelah itu mereka menimbangnya.
Ternyata beliau mengungguli seribu orang dari umatnya, umat pilihan.
Beliau tumbuh dengan sifat-sifat yang paling sempurna sejak kanak-kanaknya.
Kemudian Halimah mengembalikannya kepada ibunya meskipun merasa
berat dengan pengembalian itu. Itu ia lakukan karena takut beliau
mengalami malapetaka yang dikhawatirkannya.
Halimah datang kepada beliau pada hari-hari setelah beliau menikah dengan Khadijah, seorang nyonya yang baik (budi dan rupanya).
Lalu ia menerima pemberian yang banyak dari beliau.
Halimah juga datang kepada beliau pada Perang Hunain, lalu beliau
bangun menemuinya, dan ia pun memperoleh pemberian yang banyak.
Beliau bentangkan kebajikan dan kedermawanan untuknya dari selendangnya yang mulia.
Menurut pendapat yang shahih, Halimah telah masuk Islam bersama suaminya dan anak-cucunya.
Dan sekelompok perawi terpercaya memasukkan keduanya ke dalam golongan sahabat.

