'ATIRIL 7
Untuk play audio online silahkan hidupkan sambungan internet anda
♥.♥.♥
Ya Allah Berikanlah Wewangian pada Qubur Nabi
Shollallohu’alayhi wa sallam yang mulia, dengan Sholawat dan Salam
Sejahtera yang Mewangi..
♥.♥.♥
Ibunya menyusuinya beberapa hari, kemudian beliau disusui oleh Tsuwaibah Al-Aslamiyah.
Ia perempuan yang telah dimerdekakan oleh Abu Lahab ketika ia datang kepadanya memberitahukan kabar
gembira kelahiran beliau. Tsuwaibah menyusui beliau bersama dengan
anak laki-lakinya, Masruh dan Abu Salamah, dan ia memuliakan dan
sayang kepada beliau.
Sebelumnya ia menyusui Hamzah, yang amalnya terpuji dalam menolong agama Islam.
Beliau mengirim kepadanya (kepada Tsuwaibah,yakni setelah beliau
dewasa) belanja dan pakaian dari Madinah yang layak untuknya, sampai
kematian datang kepadanya dan kubur menutupinya.
Ada pendapat yang mengatakan, ia tetap mengikuti agama kaumnya, orang-orang Jahiliyyah.
Tapi ada pula yang mengatakan, ia masuk Islam.
Ibnu Mundah menyebutkan adanya perbedaan pendapat itu.
Kemudian beliau disusui oleh Halimah As-Sa‘diyah.
Dulunya setiap kaum menolak dan enggan menyusukan bayinya kepadanya
karena miskinnya. Lalu kehidupannya menjadi lebih baik setelah sempit
malam sebelumnya (artinya, dalam waktu sekejap setelah menyusui
beliau, keadaannya sangat berubah).
Susunya penuh dengan air susu. Bagian kanan payudaranya untuk menyusui Nabi Muhammad, dan
susu yang lain untuk menyusui saudaranya (saudara sepersusuan).
Maka Halimah menjadi kaya setelah sebelumnya kurus dan miskin.
Unta dan kambingnya yang kurus menjadi gemuk. Dan hilanglah semua
bencana dan musibah darinya. Kebahagiaan menyulam kerudung kehidupannya.


